KOTAKULON, ETERNITYNEWS.co.id – Para penjual hewan kurban saat ini mengaku. Tidak menyetok hewan kurban dalam jumlah yang banyak untuk di jual kembali jelang pelaksanaan Iduladha. Sehubungan adanya kekhawatiran akibat adanya penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Adang (53) salah seorang penjual hewan kurban di daerah Bebedahan Kotakulon Sumedang Selatan mengaku. Kalau musim Iduladha tahun ini ia hanya mengandalkan pada stok domba yang telah ia pelihara.
“Biasanya sebelum Iduladha minimal 2 bulan jelang Iduladha saya sudah beli domba dari peternak. Untuk di jual kembali pada pelaksanaan Iduladha, namun untuk musim ini tidak berani,” tambah Adang Rabu (8/6/2022).
Adang pon mengaku tidak mau ambil resiko dengan membeli domba-domba saat ini karena di khawatirkan tertular PMK. Sehingga ipun hanya mengandalkan stok domba yang sudah di pelihara lama dan terjamin kesehatannya.
Menurutnya lebih baik menjual domba yang sudah pasti ia ketahui kesehatannya. Daripada menjual dalam jumlah lebih banyak dengan mendatangkan domba lainnya.
“Kalau saat ini saya mendatangkan domba lainya untuk di jual kembalii sangat beresiko. Alih-alih ingin untung besar malah nanti domba milik saya yang sehat jadi tertular ,” jelasnya.
Untuk itulah, lanjutnya lebih aman kalau saat ini fokus dengan domba domba yang sudah ada di kandang. Meski biasanya pada momen Iduladha akan menjadi ajang panen, peternak domba. Karena harga domba untuk kurban akan lebih tinggi di bading hari biasa. (*)
Rina R







Users Today : 1586
Users Yesterday : 1780
Total Users : 1206655
Views Today : 4785
Total views : 5569946