Lampung Selatan//eternitynews.co.id//Camat Palas, Lampung Selatan, Muhamad Iqbal Fuat, S.STP., M.M., yang baru saja melaksanakan serah terima jabatan (sertijab), langsung dihadapkan pada persoalan serius di wilayah kerjanya.

Hanya berselang Satu Jam usai resmi menjabat menggantikan Surharyanah, S.Pd, Camat Iqbal langsung meninjau laporan masyarakat terkait tanggul jebol di Desa Pematang Baru, Kecamatan Palas.
Peninjauan lapangan ini dilakukan pada Senin (21/4/2025). Didampingi oleh sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) dan jajarannya, Camat Iqbal tiba di lokasi tanggul jebol di Desa Pematang Baru.
Ia tidak hanya melihat kondisi tanggul, tetapi juga langsung berdialog dan menemui warga yang terdampak langsung akibat kerusakan infrastruktur vital tersebut.
Salah seorang warga, Dodi, menyampaikan kepada awak media bahwa jebolnya tanggul terjadi pada Minggu (20/4/2025) malam akibat guyuran hujan lebat yang berlangsung cukup lama.
“Ya, Pak, tadi malam hujan lebat sekali. Pagi harinya kami sudah lihat tanggul ini jebol,” ungkap Dodi dengan nada khawatir.
Dodi menambahkan, kondisi ini semakin miris karena tanggul tersebut sebenarnya belum lama selesai dibangun, namun kini kembali rusak.
Akibat tanggul jebol, air dari sungai langsung masuk dan menggenangi area persawahan warga. Situasi ini menimbulkan keresahan mendalam di kalangan petani, sebab jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan tanggul ini berpotensi menyebabkan gagal panen pada ratusan hektar sawah milik warga di Desa Pematang Baru. Masyarakat pun sangat berharap agar tanggul jebol tersebut bisa segera diperbaiki.
Menyikapi kondisi ini, Camat Muhamad Iqbal Fuat menyatakan akan segera mengambil langkah cepat. Dalam wawancaranya dengan awak media di lokasi, ia memastikan bahwa laporan mengenai tanggul jebol ini akan segera disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
“Ya, tanggul jebol ini akan segera kami laporkan ke Pemda Kabupaten Lampung Selatan agar pihak terkait bisa secepatnya mengambil tindakan penanganan,” ujar Camat Iqbal.
Kendati demikian, Camat Iqbal belum bisa memberikan kepastian mengenai jadwal perbaikan tanggul. “Untuk waktunya (perbaikan), saya belum bisa memastikan. Kami akan tunggu informasi selanjutnya dari pihak terkait di Kabupaten,” tambahnya.
Fokus utama saat ini adalah pelaporan dan koordinasi agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin demi menyelamatkan potensi panen ratusan hektar sawah milik petani Desa Pematang Baru Dan sekitarnya yang menjadi mata pencaharian utama mereka.
(Edi )







Users Today : 1556
Users Yesterday : 1780
Total Users : 1206625
Views Today : 4611
Total views : 5569772